TOUNA – BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Tojo Una-Una terus memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja rentan di daerah yang sebagian besar wilayahnya adalah kepulauan.
Pentingnya jaminan sosial sebagai upaya menjaga kesejahteraan pekerja dalam menjalankan tugas sehari-hari, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan finansial dari berbagai risiko pekerjaan seperti kecelakaan kerja, kematian, serta jaminan hari tua atau pensiun. Dengan jaminan sosial, pekerja dapat lebih tenang dan fokus dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Touna, Salfia Latuhihin saat di konfirmasi, Selasa (25/10/2025).
Ia katakan, hingga saat ini jumlah Kepala Desa, perangkat desa dan perangkat BPD yang telah terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan mencapai 1.789 orang.
“Selain itu juga, terdapat pekerja rentan baik di desa maupun kelurahan masing-masing 100 orang. Sehingga total pekerja yang sudah mendapatkan perlindungan tercatat 14.600 orang,”ujarnya.
Berbagai risiko masih kerap menghantui pekerja di Touna, mulai dari kecelakaan lalu lintas saat berangkat atau pulang kerja, jatuh dari pohon kelapa bagi pemanjat kelapa, nelayan yang tenggelam saat mencari ikan, hingga risiko hari tua tanpa tabungan.
Kami hadir untuk memastikan para pekerja memiliki perlindungan saat risiko datang tanpa diduga,”tuturnya.
Namun, tantangan besar masih dihadapi, terutama dari sisi aksesibilitas pada wilayah pulau-pulau terluar. Keterbatasan sarana prasarana transportasi serta jaringan telekomunikasi membuat edukasi dan komunikasi ke masyarakat tidak selalu berjalan efektif, Edukasi membutuhkan mobilitas laut dan biaya tidak sedikit Sinyal juga belum merata sehingga informasi terkadang terlambat tersampaikan.
“Untuk menjawab tantangan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berupaya mendekatkan layanan dengan menghadirkan Agen Perisai di sejumlah desa serta membuka kanal pendaftaran dan pembayaran melalui Kantor Pos dan BRILink,”jelasnya.
Salfia menegaskan pihaknya terus melakukan edukasi dan sosialisasi secara masif, baik langsung turun ke lapangan maupun melalui agen dan mitra kerja dengan pendekatan manfaat yang lebih mudah dipahami masyarakat.
“Kami ingin masyarakat tidak menunggu risiko datang baru sadar perlindungan itu penting,”tegasnya.
Ia berharap seluruh pekerja di Touna dapat terdaftar aktif dan mendapatkan perlindungan penuh dalam bekerja, serta adanya dukungan Pemerintah Daerah untuk membantu iuran bagi pekerja rentan yang tidak mampu.
“Sedangkan bagi yang mampu, kami berharap mereka bisa membayar secara mandiri karena manfaatnya kembali untuk keluarga mereka sendiri,”harapnya.








