TOUNA – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una, H. Muh Syahruddin menerima kunjungan Silaturahmi dan Sosialisasi dari Tim Idensos dan Pencegahan Satgaswil Sulteng Densus 88 AT Polri, dalam rangka mengajak bekerja sama untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan terhadap penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Extrimisme dan Terorisme di lingkungan kerja.
Kegiatan tersebut berlangsung diruang kerja Kakan Kemenag Touna, Rabu (24/9/2025), turut hadir Kasubbag TU Kemenag touna, Kasi Dan Penyelenggara, Pengawas, Kepala Madrasah, Penghulu,Penyuluh dan sebagian ASN Kemenag Tojo Una-Una.
Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una Muh. Syahruddin mengatakan merespon dengan baik dan berkomitmen terus memperkuat moderasi beragama dan bersama Densus 88 menjaga masyarakat agar tetap rukun, damai dan cinta tanah air.
“Kunjungan ini yang menjadi wujud sinergi antara Kemenag dan aparat penegak hukum dalam mencegah radikalisme, intoleransi, ekstremisme serta menjaga keutuhan NKRI,”ujar Syahruddin
Ia mnegaskan, melalui program moderasi beragama bimbingan penyuluh pendidikan madrasah dan pembinaan Ormas keagamaan terus berkomitmen membangun masyarakat yang rukun damai dan cinta tanah air, sinergi dengan densus 88 diyakini akan semakin memperkuat upaya tersebut,”tegasnya.
Sementara itu, Tim Densus 88 yang hadir Ipda Muhammad Arif, Ipda Fahrial Amu, Bripda Moh. Fadil Ridwan dalam paparannya mengatakan sosialisasi tentang bahaya paham radikal serta pentingnya peran tokoh agama, penyuluh, guru, dan ASN dalam pencegahan dini.
Mengenai ciri-ciri munculnya paham berbahaya tersebut serta langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan termasuk peran aktif tokoh agama, penyuluh dan ASN di lingkungan Kemenag Touna.
– Penguatan moderasi beragama melalui madrasah penyuluh dan ormas keagamaan serta dukungan dari densus 88.
– Peran penyuluh agama sebagai garda terdepan pembinaan masyarakat dalam memberikan literasi damai dan deradikalisasi.
– Pendidikan keagamaan Untuk membentengi generasi muda dari ideologi radikal
– Sinergi dan kolaborasi antara Kemenag dan densus 88 dalam komunikasi koordinasi serta forum lintas agama.
– Konteks lokal Touna termasuk potensi kerawanan sosial dan dukungan terhadap visi Pemda terwujudnya masyarakat religius maju adil dan sejahtera berbasis sektor unggulan yang berkelanjutan.
– Densus 88 hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan tetapi juga Mitra umat dalam menjaga kedamaian,”jelasnya.
Kegiatan itu turut hadir Kasubbag TU Kemenag touna, Kasi Dan Penyelenggara, Pengawas, Kepala Madrasah, Penghulu,Penyuluh dan sebagian ASN Kemenag Tojo Una-Una.







