Puskesmas Ampana Timur Ungkap Diabetes dan Hipertensi Cukup Tinggi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diabetes dan Hipertensi Cukup Tinggi

Diabetes dan Hipertensi Cukup Tinggi

TOUNA- UPT Puskesmas Ampana Timur mencatat tingginya kasus hipertensi dan diabetes mellitus dibandingkan Puskesmas lain di wilayah kecamatan. Berdasarkan data BPJS Kesehatan, jumlah penderita yang terkendali melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) masih sangat terbatas.

Kepala Puskesmas Ampana Timur Kecamatan Ratolindo Ni Made Lydia menyebut, pada 2025 hanya satu penderita diabetes yang dinyatakan terkendali, sementara hipertensi berkisar 20-an orang.

“Yang terkendali itu masih sangat sedikit. Diabetes hanya satu orang, hipertensi sekitar dua puluhan,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dalam rangka memperingati Hari Diabetes Mellitus Nasional yang digelar di wilayah kerja Puskesmas Ampana Timur, Kecamatan Ratolindo, Sabtu (2/5/2026).

Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan fakta lapangan yang menunjukkan tren mengkhawatirkan pada kelompok usia muda. Melalui pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah, ditemukan sejumlah siswa SMA telah memiliki kadar gula darah tinggi dan mengalami hipertensi.

“Di SMK Negeri 1, SMA Negeri 2, dan beberapa sekolah lain, sudah ada anak-anak yang terdeteksi gula darahnya tinggi bahkan hipertensi. Ini sangat memprihatinkan,”ujarnya

Menurutnya, penyakit tidak menular seperti diabetes kerap disebut sebagai “pembunuh diam-diam” karena gejalanya tidak disadari sejak awal.

“Biasanya baru diketahui saat usia 40 tahun ke atas, ketika sudah muncul komplikasi di ginjal, mata, jantung, dan pembuluh darah. Saat itu, seringkali sudah terlambat,” jelasnya.

Sebagai langkah strategis, Puskesmas Ampana Timur mengembangkan inovasi “Sahabat Si Dia” yang melengkapi program Prolanis. Inovasi ini menitikberatkan pada edukasi masif, pengingat rutin kepada pasien, serta kunjungan langsung ke masyarakat.

“Kami tidak hanya menunggu di puskesmas, tetapi turun langsung ke rumah, sekolah, bahkan rencana ke pasar. Edukasi harus didahulukan, agar masyarakat paham sebelum dilakukan pemeriksaan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, pola konsumsi masyarakat terutama anak-anak menjadi perhatian serius, terutama terkait gula tersembunyi dalam makanan dan minuman.

“Banyak gula tersembunyi di minuman seperti boba dan teh manis. Kalau ini terus dikonsumsi tanpa kontrol, risikonya sangat besar, bahkan bisa berdampak pada ginjal sejak usia muda,”tandasnya.

Melalui inovasi ini, Puskesmas Ampana Timur berharap dapat meningkatkan angka pengendalian hipertensi dan diabetes sekaligus menekan risiko penyakit tidak menular di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel metrotouna.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemda Terus Mendorong Kegiatan Positif Bagi Masyarakat Khususnya Generasi Muda Untuk Mengembangkan Potensi
Bupati Berharap Peserta Pramuka Dapat Menerapkan Nilai Dasa Darma Dalam Kehidupan Sehari-hari
Lurah Malotong Apresiasi Langkah Dinas Kesehatan Telah Melakukan Fogging 
Bupati Berharap Program Ini Tidak Hanya Berpusat di Daratan, Tetapi Dapat Menjangkau Wilayah Kepulauan 
Dinas Kesehatan Melakukan Kegiatan Pengasapan Fogging Memberantas DBD
Dinas Pendidikan Gelar Forum Konsultasi Publik
Wabup Touna Menyerahkan Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan Kepada 3 Ahli Waris
176 Warga Binaan Lapas Ampana Terima Remisi di HUT Kemerdekaan RI
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:33 WITA

Pemda Terus Mendorong Kegiatan Positif Bagi Masyarakat Khususnya Generasi Muda Untuk Mengembangkan Potensi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:05 WITA

Bupati Berharap Peserta Pramuka Dapat Menerapkan Nilai Dasa Darma Dalam Kehidupan Sehari-hari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:35 WITA

Lurah Malotong Apresiasi Langkah Dinas Kesehatan Telah Melakukan Fogging 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:10 WITA

Dinas Kesehatan Melakukan Kegiatan Pengasapan Fogging Memberantas DBD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:27 WITA

Dinas Pendidikan Gelar Forum Konsultasi Publik

Berita Terbaru