TOUNA – Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tojo Una-Una melakukan kegiatan pengasapan (fogging) menggunakan mesin khusus yang mencampur insektisida untuk memberantas nyamuk dewasa, khususnya penyebab demam berdarah (Aedes aegypti), di sejumlah wilayah yang terindikasi penularan,”Rabu (19/8/2026).
Pelaksana Tugas Harian Dinkes P2KB Hardi mengatakan kegiatan pemberantasan tersebut sudah dilakukan di enam kecamatan wilayah kepulauan yang tercatat terdapat kasus demam berdarah, baik yang disebabkan oleh faktor lingkungan maupun bawaan dari luar daerah.
“Wilayah daratan seperti Kecamatan Ampana Kota, Ratolindo dan Ampana Tete juga menjadi sasaran pengasapan sekaligus pembagian bubuk abate ke rumah-rumah warga,”ujar Hardi
Hardi menegaskan, kami juga berkoordinasi dengan petugas surveilans terkait perkembangan penyakit menular demam berdarah di Kabupaten Tojo Una-Una.
“Semua langkah yang kami lakukan sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku dan kami kerahkan semaksimal mungkin,”tegasnya.
Ia berharap pihaknya ke depannya upaya pencegahan lebih diprioritaskan daripada penanganan. Lebih baik kita mencegah dan memberantas DBD sejak dini.
“Untuk memperkuat upaya tersebut, Dinkes P2KB membutuhkan dukungan dan sinergi dengan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) hingga ke tingkat kecamatan dan desa, guna menyampaikan himbauan kepada warga agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan, mengubur barang bekas, serta tidak membiarkan adanya genangan air yang dapat menjadi sarang nyamuk penular demam berdarah maupun malaria,”tegasnya.








