Sekda Touna saat hadiri Lokakarya Skenario dan Penyusunan Dokumen Hutan Adat.

Senin, 14 Juli 2025 - 00:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Sekda Touna, Alfian Matajeng Hadir Sekaligus Membuka Lokakarya Skenario dan Penyusunan Dokumen Hutan Adat.

Pj. Sekda Touna, Alfian Matajeng Hadir Sekaligus Membuka Lokakarya Skenario dan Penyusunan Dokumen Hutan Adat.

TOUNA – Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, hadir sekaligus membuka kegiatan Lokakarya Skenario dan Penyusunan Dokumen hutan adat.

Kegiatan tersebut berlangsung di hotel Ananda, Senin (14/7/2025) turut dihadiri Direktur Yayasan Merah Putih (YMP) Sulawesi Tengah, Amran Tambaru, Manajer Kantor Ampana, Badri Djawara, Tau Tua Lipu dan Tau Tua Ada serta Peserta Lokakarya.

Sekda Touna Alfian Matajeng saat membacakan sambutan tertulis Bupati mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una akan terus mendorong upaya pemetaan, legalisasi, dan pengembangan kapasitas masyarakat adat dalam mengelola hutan secara mandiri dan berkelanjutan.

Perubahan iklim merupakan tantangan global yang nyata, dan salah satu cara efektif untuk menghadapinya adalah melindungi hutan dan ekosistem lestari, namun hal ini tidak dapat dilakukan tanpa melibatkan masyarakat adat yang sejak lama menjaga dan menghidupi hutan dengan nilai-nilai lokal yang harmonis.

Baca Juga  Wabup Touna Melakukan Peninjauan, Guna Memastikan Pembangunan dan Pelayanan Dasar

“Komitmen kita dalam mengimplementasikan Perda Kabupaten Tojo Una-Una nomor 11 tahun 2017 tentang pengukuhan masyarakat hukum adat Tau Taa Wana adalah langkah strategis untuk menguatkan posisi hukum dan politik masyarakat adat di wilayah kita,” ujar Sekda

Menurutnya, perda ini bukan hanya simbol pengakuan, namun juga merupakan instrumen hukum yang memberikan ruang akses dan kendali bagi masyarakat adat untuk mengelola tanah, hutan, dan sumber daya alamnya secara berdaulat, berkelanjutan dan berkeadilan.

Dalam konteks itulah, lokakarya ini memiliki makna yang mendalam. Proses penyusunan dokumen hutan adat merupakan tahap krusial untuk menghadirkan bukti-bukti Empiris dan Yuridis yang mengokohkan wilayah adat masyarakat Tau Taa Wana.

Baca Juga  Sekolah Berikan Apresiasi Kepada Siswa Berprestasi

“Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una siap untuk mendukung proses ini secara administratif dan teknis, termasuk melalui keterlibatan Dinas terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,” jelasnya.

Ia katakan, dalam proses lokakarya ini, semua elemen terlibat, termasuk perempuan, anak muda, dan para tokoh adat, secara aktif berpartisipasi menyusun narasi dan skenario yang otentik, yang menggambarkan kearifan lokal dan sistem pengelolaan alam yang selama ini telah diwariskan secara turun-temurun.

Dengan kolaborasi antara masyarakat adat, lembaga swadaya masyarakat, lembaga internasional, dan pemerintah daerah, kita bisa membangun model penguatan hukum adat yang menginspirasi wilayah lain di Sulawesi Tengah dan di indonesia secara umum.

Perlindungan hutan adat bukan hanya penting untuk kelangsungan hidup masyarakat adat, namun juga untuk generasi yang akan datang. kita tidak boleh melupakan bahwa hutan adalah sumber kehidupan, pelindung iklim dan identitas.

Baca Juga  Sekolah Berikan Apresiasi Kepada Siswa Berprestasi

“Hari ini kita tidak hanya berkumpul untuk menyusun dokumen, tetapi juga untuk menggugah kesadaran kolektif bahwa kedaulatan atas tanah dan hutan adalah bagian tak terpisahkan dari kedaulatan bangsa,”ucapnya.

Saya berharap, setelah lokakarya ini, kita akan menghasilkan dokumen hutan adat yang kuat, valid, dan mendapatkan pengakuan secara hukum nasional maupun internasional.

“Kepada seluruh peserta, marilah kita jaga semangat, integritas, dan kejujuran dalam setiap tahap proses ini. karena apa yang kita bangun hari ini, akan menjadi warisan berharga bagi anak cucu kita di masa depan,”harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel metrotouna.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Touna Melakukan Peninjauan, Guna Memastikan Pembangunan dan Pelayanan Dasar
Sekolah Berikan Apresiasi Kepada Siswa Berprestasi
Baznas Bersama Dinsos Touna Serahkan RLHB Kepada Warga Uemalingku
Pemda Touna Raih Peringkat Terbaik se-Sulteng Terkait Penyampaian Data LKPD 2025
Dinkes Touna Sampaikan Klarifikasi Terkait Jenazah di Angkut Menggunakan Motor 
Wabup Tegaskan Semua Pihak Harus Terlibat Dalam Penanganan Stunting
Disdukcapil Touna Serahkan Dokumen Kependudukan Kepada Pasangan Baru Menikah
Wabup Touna Serahkan Bantuan UEP Program Berani Sejahtera
Berita ini 34 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 10:04 WITA

Wabup Touna Melakukan Peninjauan, Guna Memastikan Pembangunan dan Pelayanan Dasar

Senin, 19 Januari 2026 - 09:54 WITA

Sekolah Berikan Apresiasi Kepada Siswa Berprestasi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:10 WITA

Baznas Bersama Dinsos Touna Serahkan RLHB Kepada Warga Uemalingku

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:06 WITA

Pemda Touna Raih Peringkat Terbaik se-Sulteng Terkait Penyampaian Data LKPD 2025

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:47 WITA

Wabup Tegaskan Semua Pihak Harus Terlibat Dalam Penanganan Stunting

Berita Terbaru

Seorang Pria berinisial H.D (58), Warga Desa Malei Tojo, Kecamatan Tojo Barat Saat di Amankan di Polres Touna.

Polres

Polres Touna Bekuk Pengedar Sabu di Malei Tojo

Selasa, 20 Jan 2026 - 12:17 WITA

Asih Rahayu Siswa Berprestasi Saat Menerima Penghargaan Dari Sekolah.

Pemerintahan

Sekolah Berikan Apresiasi Kepada Siswa Berprestasi

Senin, 19 Jan 2026 - 09:54 WITA

Ketua Baznas Touna Aksa Sidora Bersama Kadis Sosial Darmawan Suaib Saat Menyerahkan Bantua RLHB Kepada Warga Kelurahan Uemalingku Kecamatan Ratolindo.

Pemerintahan

Baznas Bersama Dinsos Touna Serahkan RLHB Kepada Warga Uemalingku

Sabtu, 17 Jan 2026 - 19:10 WITA