TOUNA – Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tojo Una-Una gelar Pembentukan dan Penguatan Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Tingkat Desa/Kelurahan Tahun 2025, di Ruang Rapat Kantor Bupati, Kamis (10/7/2025).
Kegiatan ini, dibuka oleh Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Touna, Ir. Dalfiah, MM, yang dihadiri Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Tengah, Diana Adam Pattalau, S.Sos, M.Si, Sekretaris Dinas Sosial P3A Kabupaten Touna, Tamsil Tamrin Hasan, S.Pd. SD serta jajaran Dinas Sosial P3A Kabupaten Touna.
Turut hadir sebagai peserta Camat Ampana Kota, Mohamad Awali, Camat Ratolindo Sabarudin Yasin, Camat Ampana Tete Asrin W. Soga, Camat Ulubongka Moh Amin, Para Kades, Lurah, Sekdes, Seklur, Tokoh Agama, Fathayat NU, UPTD KUA Ampana Kota/Ratolindo, Peksos Touna, Bidang PPPA serta Kanit PPA Polres Touna.
Terdapat 9 Desa/Kelurahan yang dibentuk Satgas PATBM, diantaranya Desa Sansarino, Desa Padang Tombuo, Desa Saluaba, Kecamatan Ampana Kota, Kelurahan Muara Toba, Desa Kajulangko, Kecamatan Ratolindo, Desa Urundaka, Desa Borone, Kecamatan Ampana Tete, Desa Borneang, dan Desa Kasiala Kecamatan Ulubongka.
Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Tojo Una-Una, Dalfiah dalam sambutannya mengatakan, tujuan kegiatan pembentukan satgas PATBM adalah untuk mengedukasi dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang penanganan dan pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak.
“Dengan pembentukan satgas PATBM ini, diharapkan semua kasus kekerasan perempuan dan anak dapat dijangkau dan ditangani dengan baik oleh pihak-pihak yang berwenang,” ujar Dalfiah.
Dalfiah katakan, untuk menguatkan kapasitas masyarakat dalam upaya perlindungan anak secara mandiri, mencegah dan menanggapi permasalahan kekerasan terhadap anak yang terjadi di masyarakat serta dapat menunjukkan lingkungan yang aman dan ramah anak.
“Pembentukan Satgas PATBM ini juga bertujuan melindungi anak dari kekerasan, mengembangkan kapasitas masyarakat, membangun jaringan perlindungan anak, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan anak dan mengurangi angka kekerasan pada anak menuju Kabupaten Tojo Una-Una yang layak anak,”jelasnya.
“Untuk itu, saya selaku Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan apresiasi Kepada Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan terlaksananya kegiatan ini, dengan harapan ilmu dan informasi yang didapat pada hari ini dapat bermanfaat dalam penjangkauan dan penanganan kasus di Kabupaten Touna,” harapnya.







