TOUNA – Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tojo Una- Una, Aspan Taurenta, SH, MH mewakili Bupati membuka pembekalan dan pelepasan mahasiswa peserta PLS, PLK dan KKN terintegrasi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Poso tahun 2025, di Marina Cottage Labuan, Kamis (12/6/2025).
Hadir dalam kegiatan ini, Ketua STAI Poso, Dr. H. Nasrudin L. Midu, M.Ag, Wakil Ketua I Dr. H. Moh. Arfan Hakim, M.Pd.I, Wakil Ketua III Dr. Ibrahim Ismail, S.Ag., M.Hi, Para Dosen Pembimbing serta para Mahasiswa peserta PLS, PLK dan KKN.
Plt. Asisten II Aspan Taurenta dalam sambutannya menyampaikan atas nama Pemerintah Daerah, menyambut baik dan mengapresiasi kepada STAI Poso atas komitmen dan perannya dalam membentuk mahasiswa yang siap mengabdi kepada masyarakat melalui PLS, PLK dan KKN.
Program ini bukan sekedar formalitas kurikuler, namun merupakan wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“PLS adalah proses awal di mana Mahasiswa baru diperkenalkan dengan lingkungan akademis di perguruan tinggi. Melalui PLS, Mahasiswa tidak hanya mengetahui tata tertib dan struktur kampus, namun juga diajarkan nilai-nilai dasar yang menjadi landasan dalam proses belajar,”ucap Aspan Taurenta.
Menurut Aspan, PLS membantu Mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan budaya akademis, meningkatkan semangat belajar, dan menumbuhkan jiwa kebersamaan antar civitas akademika.
PLK merupakan kegiatan yang dirancang untuk memperkenalkan mahasiswa pada dunia kerja, terutama di bidang yang relevan dengan jurusannya.
“PLK bertujuan untuk membangun kesiapan Mahasiswa dalam menghadapi tantangan profesional, serta mengasah etika dan keterampilan kerja yang akan menjadi modal utama di masa depan,”jelasnya..
Ia katakan, mahasiswa perlu melihat realitas di lapangan, berinteraksi dengan dunia nyata, dan belajar dari pengalaman langsung. Inilah nilai lebih dari PLK sebagai bagian dari pendidikan holistik.
Adapun pembekalan Mahasiswa KKN menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan Mahasiswa untuk terjun langsung ke tengah masyarakat. KKN merupakan perwujudan nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat, yang dilaksanakan dengan spirit pemberdayaan, edukasi dan transformasi sosial.
“Mahasiswa akan disebar ke desa-desa untuk berinteraksi dengan warga, melakukan observasi sosial, menjalankan program pemberdayaan, dan memberikan edukasi yang bermanfaat sesuai dengan bidang ilmu masing-masing,” tuturnya.
Lanjut Aspan, KKN adalah momen yang penuh makna, karena disana, Mahasiswa diajarkan untuk merasakan apa yang menjadi kehidupan sehari-hari masyarakat, mengukur sejauh mana ilmu bisa menjawab kebutuhan di lapangan.
Kegiatan ini bukan sekedar mengabdi, namun juga menjadi sarana belajar tentang empati, tentang kerendahan hati, dan tentang bagaimana berinteraksi dengan beragam lapisan masyarakat.
“Kami Pemerintah Daerah memandang program kegiatan ini sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Melalui Mahasiswa, Pemerintah dapat menerima masukan, data, dan rekomendasi langsung dari lapangan. Mahasiswa adalah aset intelektual yang sangat berharga bagi daerah. Kehadiran Mahasiswa di desa-desa membawa energi baru, inovasi, dan semangat pembaharuan,” sebutnya.
Aspan menyatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una menyambut dengan tangan terbuka kehadiran para mahasiswa di tengah masyarakat kami. Kabupaten ini milik kita semua. Mahasiswa adalah aset, bukan tamu, melainkan mitra pembangunan.
“Saya berharap, dengan pembekalan yang kompeten, Mahasiswa STAI Poso dapat melaksanakan tugas dengan baik, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Kami juga berharap kampus STAI Poso terus menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam mewujudkan sumber daya manusia yang religius, berilmu, dan berakhlak mulia,”harapnya.
“Kami percaya, STAI Poso akan terus menjadi lembaga yang melahirkan generasi yang cerdas, berintegritas, dan berkontribusi untuk bangsa dan daerah. Selamat dan sukses kepada para Mahasiswa peserta PLS, PLK dan KKN. Selamat belajar di masyarakat, selamat mengabdi dengan hati. Berikan yang terbaik, belajarlah dari rakyat, dan tumbuhkan cinta untuk melayani,” tutupnya







