TOUNA- Dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025, Kelurahan Labiabae, Kecamatan Ampana Kota, yang telah ditetapkan sebagai Kelurahan Bersinar (Bersih dari Narkoba), menggelar kegiatan Lomba Kreativitas Anak sebagai upaya konkret membangun kesadaran sejak dini akan bahaya narkoba, Kamis (12/6/25).
Kegiatan yang dipusatkan di SDN 9 Ampana kota tersebut diikuti oleh sejumlah pelajar tingkat SD dari wilayah sekitar. Dua mata lomba yang dilombakan adalah pidato dan puisi, keduanya mengangkat tema besar “Pencegahan Narkoba”. Anak-anak tampil percaya diri, menyampaikan orasi dan karya sastra yang tidak hanya menggugah emosi, tetapi juga menunjukkan kedewasaan berpikir dalam menyikapi isu narkotika.
Suasana penuh antusias dan semangat terlihat sejak pagi hari. Para peserta tampil dengan gaya masing-masing, membawakan pidato dengan nada lantang dan puisi dengan irama yang menyentuh. Dari lisan kecil mereka, lahir pesan-pesan kuat jangan pernah mendekati narkoba, karena masa depan tak boleh digadaikan oleh barang haram itu.
Lurah Labiabae Fariz Latjuba menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah kelurahan untuk memperkuat status Kelurahan Bersinar, dengan pendekatan yang lebih menyentuh dan partisipatif.
“Anak-anak bukan hanya objek perlindungan, tetapi juga subjek perubahan. Lewat pidato dan puisi ini, mereka belajar menjadi agen pencegahan narkoba sejak dini,” tegas Fariz.
Menurutnya, perang terhadap narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum atau pemerintah pusat, tetapi tanggung jawab bersama hingga ke tingkat kelurahan. Melibatkan anak-anak dalam kampanye ini adalah strategi jangka panjang yang visioner, membangun kesadaran sejak dini agar generasi penerus tidak mudah terjerumus.
” Lomba ini bertujuan untuk memotivasi dan memberikan edukasi anak-anak terkait pencegahan bahaya dan dampak narkoba, melalui kreasi anak-anak dalam lomba puisi dan pidato dalam rangka HANI 2025. Semoga bisa menanamkan nilai-nilai positif bagi anak sejak dini sehingga bisa terhindar dari narkoba dan semangat melakukan aksi-aksi pencegahan narkotika,”jelasnya.
Kegiatan ini kata Fariz, tidak hanya memberikan ruang ekspresi bagi anak-anak, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali menguatkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba,”ucapnya.







