Bupati Pimpin Apel Peringatan Hari Santri Nasional di Ponpes Bantuga 

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Touna Ilham Lawidu Pimpin Apel Hari Santri Nasional Ke-10 tahun di Pondok Pesantren Desa Bantuga Kecamatan Ampana Tete.

Bupati Touna Ilham Lawidu Pimpin Apel Hari Santri Nasional Ke-10 tahun di Pondok Pesantren Desa Bantuga Kecamatan Ampana Tete.

TOUNA – Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu memimpin Apel Hari Santri Nasional (HSN) ke 10 tahun 2025 dengan tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” yang dipusatkan di Pondok Pesantren Alkhairaat Bantuga, Kecamatan Ampana Tete, Rabu (22/10/2025).

Peringatan ini sebagai bentuk merefleksikan semangat santri dalam menjaga keutuhan bangsa serta berperan aktif dalam membangun peradaban yang maju dan berkeadilan.

Kehadiran Bupati Ilham Lawidu ini merupakan dukungan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una terhadap lembaga pendidikan serta komitmen untuk membangun masyarakat yang religius, maju, adil, dan sejahtera berbasis sektor unggulan yang berkelanjutan.

Bupati Ilham Lawidu saat membacakan amanat dari Menteri Agama Republik Indonesia menyebut Hari Santri tahun 2025 adalah hari santri yang istimewa. Tahun ini adalah 10 tahun peringatan Hari Santri sejak pertama kali ditetapkan oleh Pemerintah pada tahun 2015.

Baca Juga  Wabup Touna Pantau Pemutakhiran DTSEN di Sejumlah Desa di Kecamatan Ulubongka

“Dalam rentang waktu 10 tahun itu, kita menyaksikan semakin kuatnya peran pesantren dan santri dalam berbagai bidang kehidupan. Dari pesantren lah lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral. Banyak alumni pesantren yang kini menjadi tokoh nasional, pejabat publik, pengusaha, ilmuwan, hingga pemikir dunia,”kata Bupati.

Bupati mengajak para santri agar terus berjuang bersama untuk mengawal Indonesia yang Merdeka menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadaban.

“Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, ke dunia kerja, ke ranah internasional. Tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton,”ajaknya.

Baca Juga  Wabup Touna Pantau Pemutakhiran DTSEN di Sejumlah Desa di Kecamatan Ulubongka

Menurut Bupati, Negara indonesia memberi perhatian besar kepada pesantren. Sejak disahkannya undang-undang nomor 18 tahun 2019 tentang pesantren, negara menegaskan pengakuan dan penghargaan yang setara kepada pesantren sebagai lembaga yang khas indonesia.

“Tidak berhenti di situ, Pemerintah juga telah menerbitkan peraturan presiden nomor 82 tahun 2021 tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren yang di dalamnya diatur dana abadi pesantren. Bahkan, di berbagai daerah, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota telah menerbitkan perda pesantren sebagai wujud dukungan terhadap keberlangsungan pesantren di tingkat lokal,”jelasnya.

Bupati katakan, semua ini adalah bukti bahwa negara tidak menutup mata terhadap jasa besar pesantren. Negara berhutang budi kepada pesantren dan para santri yang selama ini menjadi benteng moral bangsa.

“Kita juga bersyukur bahwa saat ini pesantren ikut merasakan kebijakan Presiden RI, dilibatkan dalam berbagai program pemerintah, seperti program makan bergizi gratis (MBG) dan cek kesehatan gratis (CKG),”ujarnya.

Baca Juga  Wabup Touna Pantau Pemutakhiran DTSEN di Sejumlah Desa di Kecamatan Ulubongka

Program cek kesehatan gratis merupakan program yang sangat bersejarah untuk pesantren, karena untuk pertama kalinya santri mendapatkan eek kesehatan gratis secara massal. Demikian pula dengan program makan bergizi gratis.

Pada momen yang berbahagia ini, kita patut menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, atas berbagai kebijakan dan program yang membawa dampak positif untuk bangsa indonesia, termasuk untuk pesantren dan santri.

“Hari santri harus menjadi momentum kebangkitan santri indonesia. Dan santri sekarang tidak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga harus menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia. Dunia digital juga harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri,”tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel metrotouna.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Touna Pantau Pemutakhiran DTSEN di Sejumlah Desa di Kecamatan Ulubongka
Wabup Sidak Pemutakhiran DTSEN di Kecamatan Tojo Barat
Bupati Perkuat Komunikasi Dengan Pemerintah Pusat Guna Perjuangkan Peningkatan Kapasitas Fiskal dan Transfer ke Daerah
Kepala BPKAD Touna Perjuangkan TKD Demi Menjaga Pembayaran Gaji PPPK
Efisiensi Anggaran Tidak Hanya Dialami Pemda Touna, Tetapi Hampir Seluruh Pemerintah Daerah di Indonesia
Dukung Akses Pendidikan, Pemda Touna Serahkan Pakaian Seragam Sekolah Gratis
Wabup Touna Hadiri Peringatan HUT Desa Molowagu Yang di Rangkaikan Dengan Syukuran Pesta Rakyat
Perdana Operasional Kapal Speedboat Numa Express Resmi di Launching
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:58 WITA

Wabup Touna Pantau Pemutakhiran DTSEN di Sejumlah Desa di Kecamatan Ulubongka

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:04 WITA

Wabup Sidak Pemutakhiran DTSEN di Kecamatan Tojo Barat

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:03 WITA

Bupati Perkuat Komunikasi Dengan Pemerintah Pusat Guna Perjuangkan Peningkatan Kapasitas Fiskal dan Transfer ke Daerah

Kamis, 9 Juli 2026 - 05:14 WITA

Kepala BPKAD Touna Perjuangkan TKD Demi Menjaga Pembayaran Gaji PPPK

Senin, 6 Juli 2026 - 15:06 WITA

Dukung Akses Pendidikan, Pemda Touna Serahkan Pakaian Seragam Sekolah Gratis

Berita Terbaru

Wakil Bupati, Surya Lapasiri Saat Melakukan Sidak Pemutakhiran DTSEN di Kecamatan Tojo Barat.

Pemerintahan

Wabup Sidak Pemutakhiran DTSEN di Kecamatan Tojo Barat

Selasa, 14 Jul 2026 - 10:04 WITA