Kantor Imigrasi Banggai Gelar Rakor Tim Pengawasan Orang Asing Di Touna

Kamis, 1 Agustus 2024 - 10:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOUNA- Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Kabupaten Banggai gelar rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di Kabupaten Touna tahun 2024, bertempat di Hotel Lawaka Ampana, Kamis (1/8/2024).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten I Pemerintahan Dan Kesra Kabupaten Touna Alfian Matajeng mewakili Bupati Touna, turut Hadir Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Kabupaten Banggai bersama rombongan, Instansi Vertikal, Para Kepala OPD lingkup Pemkab Touna, Camat, Lurah serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Asisten Pemerintahan Dan Kesra Kabupaten Touna Alfian Matajeng dalam sambutannya mengucapkan mengapresiasi atas terselenggaranya Rakor dan pertukaran data informasi di antara anggota Timpora, sehingga hal semakin baik dan akurat, demi menjaga keamanan dan ketertiban.

Berdasarkan Permenkumham nomor 50 tahun 2016, Timpora memiliki tugas untuk memberikan saran dan pertimbangan kepada instansi atau lembaga pemerintahan mengenai pengawasan orang asing.

“Kehadiran Timpora di Kabupaten Touna dapat menjadi sebuah wadah tempat tukar menukar informasi keberadaan dan kegiatan orang asing, khususnya di kepulauan Togean, yang merupakan kawasan pariwisata,”ucap Alfian Matajeng.

Menurut Alfian, keberadaan orang asing di wilayah kita perlu diketahui dengan sebaik-baiknya, dengan tujuan apakah sudah memenuhi administrasi keimigrasiannya.

Kemigrasian menjadi perhatian dengan melihat berbagai permasalahan sebagai sebuah dinamika, dan bentuk penyimpangan dari aktifitas orang asing tersebut.

Jadi tugas Timpora di Kabupaten Touna ke depan semakin ringan, apabila kita lakukan kolaborasi secara sinergis bersama-sama dan penegakan tertib administrasi keimigrasian tidak dapat dilakukan oleh salah satu instansi saja. Namun perlu kolaborasi dan sinergitas dari instansi berjenjang, yaitu mulai dari desa, kecamatan, sampai ke kabupaten.

“Olehnya Timpora agar senantiasa meng-update data orang asing yang berada di Kabupaten Touna, apakah mereka melakukan penelitian atau perjalanan wisata saja,”jelasnya

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Kabupaten Banggai diwakili Kasubbag TU, Deitje Hakim dalam sambutannya menjelaskan dalam rangka menjalankan amanat Undang-undang Keimigrasian dan menindaklanjuti Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia nomor 50 tahun 2016 tentang Timpora, pengawasan keberadaan orang asing menjadi isu nasional di daerah.

Jadi terkait pengawasan orang asing, Imigrasi tidak dapat melakukannya sendiri, perlu berkoordinasi dengan instansi terkait baik pusat maupun daerah,” jelas Deitje.

Deitje mengungkapkan, keberadaan orang asing yang melakukan kegiatan di Indonesia perlu mendapat perhatian semua pihak, dalam rangka menyamakan persepsi sesuai dengan bidang dan tugas masing-masing.

“Tujuan kegiatan ini untuk menjamin terpeliharanya stabilitas kepentingan nasional dari daerah, dan dampak negatif yang timbul akibat perlintasan orang antarnegara, serta keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah NKRI yang kita cintai ini,”ungkapnya.

Kehadiran orang asing kata Deitje, maupun investasi sangat dibutuhkan, sepanjang membawa manfaat bagi pembangunan dan pengembangan daerah

“Saya berharap dengan penguatan dan Rakor tersebut, dapat menyamakan persepsi Timpora, yang nantinya bisa mendapatkan data-data dan informasi keabsahan dan kegiatan orang asing di daerah,”harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel metrotouna.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Permainan Tradisional Hadir di Tengah Kemeriahan Festival Baku Lupi
Gubernur Sulteng Membuka Festival Budaya Bakulupi di Touna
Festival Bakulupi Menjadi Momentum Kebangkitan Budaya di Touna 
Jejak Adat di Bumi Sivia Patuju, Gubernur Jalani Prosesi Sakral Baku Lupi
Sering Terjadi Keracunan, Relawan Kawal MBG Touna Desak Pemerintah Pusat Evaluasi Program MBG di Daerah
Pemda Bersama Ratusan Masyarakat Melaksanakan Sholat Istisqa Memohon Turunnya Hujan
Kabupaten Touna di Jadikan Lokasi Pelaksanaan Rakor Evaluasi Program Asta Cita
Gubernur Sulteng Buka Rakor Evaluasi Asta Cita di Touna, Tekankan Sinergi dan Solusi Nyata.
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 09:00 WITA

Permainan Tradisional Hadir di Tengah Kemeriahan Festival Baku Lupi

Sabtu, 12 September 2026 - 23:10 WITA

Gubernur Sulteng Membuka Festival Budaya Bakulupi di Touna

Sabtu, 12 September 2026 - 23:00 WITA

Festival Bakulupi Menjadi Momentum Kebangkitan Budaya di Touna 

Sabtu, 12 September 2026 - 10:00 WITA

Sering Terjadi Keracunan, Relawan Kawal MBG Touna Desak Pemerintah Pusat Evaluasi Program MBG di Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WITA

Pemda Bersama Ratusan Masyarakat Melaksanakan Sholat Istisqa Memohon Turunnya Hujan

Berita Terbaru

Para Peserta Yang Mengikuti Lomba Gasing Tradisional di Festival Baku Lupi.

Pemerintahan

Permainan Tradisional Hadir di Tengah Kemeriahan Festival Baku Lupi

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:00 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid Saat Membuka Festival Bakulupi di Kabupaten Tojo Una-Una.

Pemerintahan

Gubernur Sulteng Membuka Festival Budaya Bakulupi di Touna

Sabtu, 12 Sep 2026 - 23:10 WITA

Bupati Ilham Lawidu Bersama Wakil Bupati Surya Lapasiri Saat Menghadiri Pembukaan Festival Bakulupi.

Pemerintahan

Festival Bakulupi Menjadi Momentum Kebangkitan Budaya di Touna 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 23:00 WITA