Pemda Touna Perketat Pemberkasan Untuk Menyaring Peserta Yang Memenuhi Syarat

Kamis, 10 Juli 2025 - 13:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Alfian Matajeng.

Foto : Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Alfian Matajeng.

TOUNA- Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una formasi tahun 2024 tahap dua kembali menuai sorotan stelah pengumuman di rilis, masyarakat mulai mempertanyakan keabsahan sejumlah peserta yang di nyatakan lolos.

Sorotan tertuju pada dugaan penggunaan dokumen SK honorer fiktif serta ke kuatiran publik akan terulangnya praktek menipulasi seperti perna terjadi pada seleksi tahap sebelumnya.

Di tengah kegelisahan ini Pemerintah Daerah menyatakan telah menyiapkan mekanisme pemberkasan yang ketat untuk menyaring peserta yang benar-benar memenuhi syarat.

Pejabat sekda Touna, Alfian Matajeng menegaskan bahwa setiap peserta yang di nyatakan lulus wajib menyertakan SPUM Gaji kolektif dan daftar hadir yang di legalisir sebagai bukti keaktifan kerja yang sah.

Baca Juga  Bupati Sholat Idul Adha Bersama Warga Binaan di Lapas Ampana

Spum gaji merupakan dokumen resmi dan hanya di terbitkan bagi mereka yang memiliki riwayat honor yang sah, jika seseorang hanya memiliki SK. Namun tidak pernah terima gaji atau hadir bekerja, maka dokumen tersebut tidak bisa di lampirkan dengan sah.

“Siapa pun yang mencoba memaksa proses kelulusan dengan dokumen tidak valid akan berisiko kehilangan status kelulusannya,” tegas Sekda.

Sekda katakan, kalau misalnya ada dokumen SK honorer di duga itu adalah fiktif, itu kembali kepada perangkat daerah mereka sendiri yang telah manipulasi terhadap data.

“Dengan adanya manipulasi terkait dengan SK honor yang fiktif, silahkan saja masyarakat melapor ke pihak-pihak berwenang terkait manipulasi data. Kemarin ini belum masuk tahapan uji kompetensi setelah seleksi dokumen dan persyaratan, kita mengumumkan hasil yang memenuhi syarat dokumen. Sehingga kita nyatakan bahwa pemberkasan selanjutnya,”ujarnya.

Baca Juga  Bupati Sholat Idul Adha Bersama Warga Binaan di Lapas Ampana

Menurut Sekda, dalam mengantisipasi SK-SK yang fiktif tadi kita barengi dengan mengeluarkan surat kepada seluruh calon PPPK yang telah diseleksi dokumen di nyatakan lulus dan apabila terdapat dokumen fiktif karena tahapan selanjutnya menyiapkan persyaratan dokumen salah satunya SPUM Gaji.

Apabila SPUM Gaji ini mereka merasa bahwa fiktif, saya meminta mereka memundurkan diri. Karena di dalam surat itu untuk mengikuti tahapan selanjutnya ada tertulis dalam surat penegasan karena sangat berpotensi pada hukum.

“Kalau ada juga yang merasa bahwa dia tidak fiktif berarti dia untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya, kemudian di tahapan berikutnya mereka lolos pada uji kompetensi dan di nyatakan lulus selanjutnya untuk melengkapi pemberkasan,” pintanya.

Baca Juga  Bupati Sholat Idul Adha Bersama Warga Binaan di Lapas Ampana

Ia mengungkapkan, mengapa setelah pengumuman Bupati kita susul dengan surat itu mengantisipasi jangan sampai mereka memaksakan kehendak mereka untuk mengikuti seleksi karena kehilangan waktu dan biaya, tetap hasilnya nanti mereka terbengkalai soal pemberkasan SPUM gaji dengan daftar hadir.

“Oleh karena itu, kita sangat selektif dalam pemenuhan pemberkasan. Baik SPUM gaji maupun daftar hadir yang harus dilegalisir oleh unit kerja masing-masing,” Jelasnya.

“Jadi selama ini ada yang menyatakan mengabdi selama 2 tahun, itu dilegalisir oleh pihak yang terkait. Kalau tidak memenuhi persyaratan itu bisa saja gugur dalam pemberkasan,” tandanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel metrotouna.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sholat Idul Adha Bersama Warga Binaan di Lapas Ampana
Kelurahan Labiabae Terima Bantuan Sapi Kurban Presiden
Pemda Touna Kembali Meraih WTP Dari BPK RI Ke-14 Kali Berturut-Turut
Wabup Touna Hadiri Wisuda Sarjana XXXII dan Pascasarjana
Bupati Ilham Lawidu Sambut Kunjungan Silaturahmi Kalapas Ampana 
Bupati Menutup Dengan Resmi Turnamen Sepak Bola Skill Wakai Cup  
Bupati Serahkan Bantuan Perluasan Bibit Kelapa Dalam Kepada Kelompok Tani di Kecamatan Una-Una
Kelurahan Labiabae Salurkan Bantuan Oven Gas Untuk Dukung UMKM Warga
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:49 WITA

Bupati Sholat Idul Adha Bersama Warga Binaan di Lapas Ampana

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:39 WITA

Kelurahan Labiabae Terima Bantuan Sapi Kurban Presiden

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:22 WITA

Pemda Touna Kembali Meraih WTP Dari BPK RI Ke-14 Kali Berturut-Turut

Senin, 25 Mei 2026 - 17:55 WITA

Wabup Touna Hadiri Wisuda Sarjana XXXII dan Pascasarjana

Senin, 25 Mei 2026 - 12:03 WITA

Bupati Ilham Lawidu Sambut Kunjungan Silaturahmi Kalapas Ampana 

Berita Terbaru

Bupati Ilham Lawidu Saat Bertindak Sebagai Khotib Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Lapas Ampana.

Pemerintahan

Bupati Sholat Idul Adha Bersama Warga Binaan di Lapas Ampana

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:49 WITA

Kelurahan Labiabae Terima Bantuan Sapi Kurban Presiden Republik Indonesia.

Pemerintahan

Kelurahan Labiabae Terima Bantuan Sapi Kurban Presiden

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:39 WITA

Bupati Ilham Lawidu Didampingi Ketua DPRD Touna Gusnar Suleman Saat Menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Atas LKPD Tahun 2025

Pemerintahan

Pemda Touna Kembali Meraih WTP Dari BPK RI Ke-14 Kali Berturut-Turut

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:22 WITA

Wabup Touna, Surya Lapasiri Saat Menghadiri Kegiatan Wisuda Sarjana XXXII dan Pascasarjana di Ballroom Hotel Ancyra Kota Poso.

Pemerintahan

Wabup Touna Hadiri Wisuda Sarjana XXXII dan Pascasarjana

Senin, 25 Mei 2026 - 17:55 WITA

Bupati Touna, Ilham Lawidu Saat Foto Bersama Dengan Kalapas Ampana Febriansyah.

Pemerintahan

Bupati Ilham Lawidu Sambut Kunjungan Silaturahmi Kalapas Ampana 

Senin, 25 Mei 2026 - 12:03 WITA