Gubernur Sulteng Membuka Festival Budaya Bakulupi di Touna

Sabtu, 12 September 2026 - 23:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid Saat Membuka Festival Bakulupi di Kabupaten Tojo Una-Una.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid Saat Membuka Festival Bakulupi di Kabupaten Tojo Una-Una.

TOUNA- Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid,M.Si membuka Festival Budaya Bakulupi di Kabupaten Tojo Una-Una, bertempat di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Bailo Baru, Kecamatan Ampana Kota, Sabtu (12/9/2026) malam.

Pembukaan festival budaya yang memasuki penyelenggaraan keenam tersebut berlangsung meriah. Kegiatan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, pelaku seni dan budaya, pelaku usaha, hingga masyarakat.

Kegiatan itu turut hadiri Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, SH., Wakil Bupati Surya, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Tojo Una-Una Gusnar A. Sulaeman, SE., MM., bersama unsur Forkopimda.

Hadir pula perwakilan bupati/wali kota, Ketua dan Tim BPK Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah, Sekretaris Daerah dan para kepala perangkat daerah Kabupaten Tojo Una-Una, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perbankan, pelaku usaha, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian pembukaan ditandai dengan pembakaran bambu lupi, peninjauan rumah adat, serta pemukulan gong oleh Gubernur Anwar Hafid bersama Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, Wakil Bupati Surya, Ketua DPRD Tojo Una-Una Gusnar A. Sulaeman dan unsur Forkopimda.

Baca Juga  Pemda Touna Mendorong Penguatan Perlindungan Haki dan Perkuat Produk Unggulan Daerah

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una dan seluruh elemen masyarakat yang konsisten menjaga serta menghidupkan kebudayaan daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, para tokoh adat, budayawan, seniman, pemuda, dan seluruh masyarakat yang telah menjaga dan menghidupkan kebudayaan daerah melalui kegiatan yang sangat positif ini,”ucap Gubernur.

Menurut Gubernur, budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan fondasi sekaligus identitas bangsa. Nilai posintuvu atau kebersamaan dan gotong royong, kata dia, merupakan modal sosial yang penting untuk mempererat persatuan dan memajukan daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, para tokoh adat, budayawan, seniman, pemuda, dan seluruh masyarakat yang telah menjaga dan menghidupkan kebudayaan daerah melalui kegiatan yang sangat positif ini,”ujarnya.

Ia menegaskan, budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan fondasi sekaligus identitas bangsa. Nilai posintuvu atau kebersamaan dan gotong royong, kata dia, merupakan modal sosial yang penting untuk mempererat persatuan dan memajukan daerah.

Baca Juga  Kepulauan Togean Semakin di Perkuat Langka Menuju Pasar Pariwisata Internasional 

“Budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan fondasi dan identitas bangsa. Nilai posintuvu atau kebersamaan dan gotong royong adalah modal sosial yang sangat berharga untuk mempererat persatuan serta memajukan daerah kita,”tegasnya.

Gubernur menilai Festival Budaya Bakulupi memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu kekuatan pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulawesi Tengah.

Oleh karena itu, pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui festival ini, kita tidak hanya melestarikan adat dan kesenian lokal, tetapi juga mendorong sektor pariwisata serta ekonomi kreatif masyarakat Tojo Una-Una dan Sulawesi Tengah secara umum,”jelasnya

Sulawesi Tengah memiliki kekayaan budaya yang terbentang dari pesisir hingga pegunungan, dari lembah hingga kepulauan. Kekayaan tersebut meliputi tradisi, bahasa, kesenian, kuliner, kerajinan, cerita rakyat, hingga berbagai kearifan lokal.

“Festival Budaya Bakulupi tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan semata. Festival tersebut harus menjadi ruang yang mempertemukan pelestarian budaya, kreativitas generasi muda, promosi daerah, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat,”tuturnya.

Baca Juga  Disdikbud Touna Terbitkan Himbauan, Sekolah Hentikan PTM Jika Kabut Asap Membahayakan

Jadikan festival ini sebagai ruang pelestarian budaya, ruang kreativitas generasi muda, ruang promosi daerah, sekaligus ruang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat

Generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam setiap kegiatan budaya. Mereka harus diberikan ruang untuk tampil, berkarya, berinovasi, sekaligus menjadi pewaris tradisi.

“Kita ingin budaya tidak hanya dikenang, tetapi juga dihidupkan. Kita ingin anak-anak muda tidak hanya menjadi penonton kebudayaan, tetapi menjadi pelaku dan pewaris kebudayaan,”ungkapnya.

Kekayaan budaya Tojo Una-Una mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seniman, perajin, pelaku kuliner serta sektor pariwisata.

Kita ingin setiap tradisi yang kita miliki mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk membuka peluang ekonomi bagi para pelaku UMKM, seniman, perajin, pelaku kuliner dan sektor-sektor pariwisata.

“Festival Budaya Bakulupi 2026 diharapkan menjadi momentum untuk menempatkan kebudayaan bukan hanya sebagai warisan yang dilestarikan, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi, identitas daerah serta ruang tumbuh bagi generasi muda Tojo Una-Una,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel metrotouna.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemda Touna Mendorong Penguatan Perlindungan Haki dan Perkuat Produk Unggulan Daerah
Kepulauan Togean Semakin di Perkuat Langka Menuju Pasar Pariwisata Internasional 
Disdikbud Touna Terbitkan Himbauan, Sekolah Hentikan PTM Jika Kabut Asap Membahayakan
Sekda Touna Lantik dan Mengambil Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
Wabup Touna Hadiri Sosialisasi Kajian Penetapan Garis Sempadan Danau Banano
Bupati Touna Hadiri Puncak Harhubnas di Kabupaten Banggai
Pemda Touna Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Bupati Ungkap Rencana Besar Sekolah Rakyat Touna Setelah Genap Berusia Setahun
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:10 WITA

Pemda Touna Mendorong Penguatan Perlindungan Haki dan Perkuat Produk Unggulan Daerah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Kepulauan Togean Semakin di Perkuat Langka Menuju Pasar Pariwisata Internasional 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Disdikbud Touna Terbitkan Himbauan, Sekolah Hentikan PTM Jika Kabut Asap Membahayakan

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:06 WITA

Sekda Touna Lantik dan Mengambil Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Wabup Touna Hadiri Sosialisasi Kajian Penetapan Garis Sempadan Danau Banano

Berita Terbaru