TOUNA – Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah berlangsung khidmat di kawasan pinggir pantai Kelurahan Labiabae, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, Selasa (8/9/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WITA tersebut dihadiri sekitar 150 orang dari unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta masyarakat setempat.
Sejumlah pejabat dan tokoh yang hadir antara lain Asisten III Pemkab Tojo Una-Una Alimudin Mohamad, Camat Ampana Kota Mohamad Awali, Lurah Labiabae Fariz, serta perwakilan Polsek Ampana Kota dan Koramil Ampana Kota.
Turut hadir Ketua MUI Tojo Una-Una Habib Abdurahman bin Salim bin Idrus Aljufri, Kepala Pesantren Kayu Nyole Habib Ahmad, Kepala Pesantren Alkhairaat Jompi Habib Abdurahman, Habib Mohammad bin Salim Aljuhfri, dan Habib Fadel Mohamad.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa dan ayat suci Al-Qur’an, laporan panitia, serta sambutan Bupati Tojo Una-Una yang diwakili Asisten III Pemkab Tojo Una-Una Alimudin Mohamad.
Alimudin Mohammad dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi momentum penting untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Nabi Muhammad SAW adalah suri teladan terbaik bagi umat manusia. Melalui peringatan Maulid ini, mari kita perkuat kebersamaan, mempererat ukhuwah islamiyah serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat,”ujar Alimuddin.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan masyarakat.
“Harapan kita kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial, tetapi benar-benar diamalkan sebagaimana yang telah dicontohkan Nabi,”harapnya
Peringatan Maulid setiap tahun juga hendaknya menjadi momentum evaluasi diri sekaligus mengamalkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW.
Kegiatan kemudian diisi dengan penyampaian hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Habib Mohammad bin Salim Aljuhfri dan Habib Abdurahman bin Salim bin Idrus Aljufri.
Usai penyampaian hikmah Maulid, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat dan pembagian Maulid (Malingge), kemudian ditutup.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 22.20 WITA. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan lancar.








