Wabup Tegaskan Semua Pihak Harus Terlibat Dalam Penanganan Stunting

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Touna, Surya Lapasiri Pimpin Rapat Linsek UPT Puskesmas di Desa Uekuli Kecamatan Tojo.

Wabup Touna, Surya Lapasiri Pimpin Rapat Linsek UPT Puskesmas di Desa Uekuli Kecamatan Tojo.

TOUNA -Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya, S.Sos., M.Si., menyoroti tingginya angka stunting di Kecamatan Tojo. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan penanganan yang lebih serius dan terkoordinasi.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Lokakarya Mini Lintas Sektor di UPT Puskesmas Uekuli, Kamis (15/1/2026).

Penanganan stunting selama ini masih berjalan secara parsial, pendekatan sektoral dinilai menghambat efektivitas intervensi.

Penanganan stunting tidak bisa hanya dibebankan kepada sektor kesehatan, persoalan stunting bersifat multidimensi. Stunting berkaitan dengan pola asuh, lingkungan, dan kondisi sosial ekonomi keluarga. Karena itu, keterlibatan lintas sektor menjadi keharusan.

“Semua pihak harus terlibat, mulai dari pemerintah desa, OPD, kader posyandu, hingga keluarga. Kolaborasi dinilai sebagai kunci utama,”tegasnya

Dalam forum tersebut, Wakil Bupati berharap penguatan Posyandu Integrasi Layanan Primer. Posyandu ILP dinilai mampu menjadi simpul layanan terpadu.

Posyandu ILP harus menjadi pusat intervensi di tingkat masyarakat,” ujarnya. Layanan tidak hanya bersifat rutin.

“Posyandu harus mengintegrasikan pemantauan gizi dan edukasi pola asuh. Upaya perbaikan sanitasi juga perlu diperkuat,”harapnya.

Menurutnya, optimalisasi Posyandu ILP akan mempercepat penurunan stunting. Intervensi dapat dilakukan lebih tepat sasaran.

Pentingnya hasil nyata dari Lokakarya Mini Linsek, diskusi harus diikuti rencana tindak lanjut yang jelas.

“Lokakarya ini jangan hanya menjadi kegiatan seremonial, setiap sektor diminta memiliki peran dan target,”jelasnya

Pemerintah desa didorong memperkuat komitmen penganggaran. Dukungan anggaran dinilai menentukan keberlanjutan program.

Pencegahan stunting merupakan investasi jangka panjang daerah. Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai sejak dini.

“Dengan sinergi lintas sektor, angka stunting dapat ditekan. Program yang dijalankan harus menyentuh kebutuhan masyarakat,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel metrotouna.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemda Touna Mendorong Penguatan Perlindungan Haki dan Perkuat Produk Unggulan Daerah
Kepulauan Togean Semakin di Perkuat Langka Menuju Pasar Pariwisata Internasional 
Disdikbud Touna Terbitkan Himbauan, Sekolah Hentikan PTM Jika Kabut Asap Membahayakan
Sekda Touna Lantik dan Mengambil Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
Wabup Touna Hadiri Sosialisasi Kajian Penetapan Garis Sempadan Danau Banano
Bupati Touna Hadiri Puncak Harhubnas di Kabupaten Banggai
Pemda Touna Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Bupati Ungkap Rencana Besar Sekolah Rakyat Touna Setelah Genap Berusia Setahun
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:10 WITA

Pemda Touna Mendorong Penguatan Perlindungan Haki dan Perkuat Produk Unggulan Daerah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Kepulauan Togean Semakin di Perkuat Langka Menuju Pasar Pariwisata Internasional 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Disdikbud Touna Terbitkan Himbauan, Sekolah Hentikan PTM Jika Kabut Asap Membahayakan

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:06 WITA

Sekda Touna Lantik dan Mengambil Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Wabup Touna Hadiri Sosialisasi Kajian Penetapan Garis Sempadan Danau Banano

Berita Terbaru