Mahasiswa KKN STAI Poso Gelar Tabligh Akbar Kebangsaan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Sekda Touna, Alfian Matajeng Saat Memberikan Sambutan di Acara Tabligh Akbar

Pj. Sekda Touna, Alfian Matajeng Saat Memberikan Sambutan di Acara Tabligh Akbar

TOUNA- Dalam rangka memperingati tahun baru islam 1447 Hijriyah dan hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80, Mahasiswa KKN STAI Poso gelar Tabligh Akbar Kebangsaan dengan mengusung tema “Islam dan Kebangsaan, Harmoni dalam Keberagaman”berlangsung di lapangan Bola Desa Sansarino, Selasa (12/08/2025).

Kegiatan tersebut turut hadir Pejabat Sekretaris Daerah Touna, Alfian Matajeng, mantan Bupati Tojo Una-Una periode 2005–2010 dan 2010–2015 Damsik Ladjalani, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tojo Una-Una, sejumlah pejabat penting lingkup Pemkab, pimpinan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Poso, para alim ulama, tokoh agama, mahasiswa KKN STAI Poso, siswa SD hingga SMA/SMK, serta tokoh masyarakat.

Sekda Alfian Mata jeng dalam sambutannya mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa KKN STAI Poso atas gagasan dan pelaksanaan kegiatan tersebut yang dinilai mampu memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus memupuk semangat persatuan bangsa.

“Islam mengajarkan kita untuk menjunjung tinggi toleransi, menghargai perbedaan, dan menjaga kerukunan antar umat beragama. Hal ini sejalan dengan semangat kebangsaan yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945,”ucap Alfian.

Menurutnya, dalam konteks Indonesia yang majemuk, keberagaman merupakan anugerah dan kekayaan bangsa. Masyarakat dilahirkan dalam suku, ras, bahasa, dan agama yang berbeda, namun disatukan oleh satu identitas kebangsaan, yaitu Indonesia.

Tema Tabligh Akbar menjadi pengingat bahwa Islam dan kebangsaan bukanlah hal yang bertentangan, melainkan saling menguatkan. Mengutip teladan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melalui Piagam Madinah, ia menekankan pentingnya hidup damai antara berbagai suku dan agama dalam satu tatanan sosial yang adil dan setara.

“Kabupaten Tojo Una-Una merupakan miniatur Indonesia, di mana masyarakatnya hidup dalam berbagai suku, bahasa dan agama yang berbeda. Namun tetap rukun dan damai,”jelasnya.

Ia mengajak, untuk terus menjaga dan memperkuat harmoni dalam keberagaman sesuai ajaran Islam yang menghargai perbedaan. Persatuan dan kerukunan merupakan syarat mutlak terwujudnya pembangunan. Tanpa persatuan, potensi yang kita miliki akan sia-sia karena terpecah oleh konflik dan pertikaian.

Generasi muda, khususnya mahasiswa KKN, untuk menjadi agen penyebar nilai-nilai positif melalui kegiatan sosial, edukasi, dan dakwah yang membangun.

“Kita harus membangun sinergi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan agar pendidikan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berakhlak mulia. Semangat gotong royong adalah kekuatan bangsa, sejalan dengan ajaran Islam tentang ta’awun atau saling tolong-menolong dalam kebaikan, jauhi ujaran kebencian, hoaks, dan provokasi yang dapat merusak persatuan,”ajaknya.

Saya berharap melalui Tabligh Akbar kebangsaan, lahir masyarakat religius, nasionalis, dan berkarakter, serta terbentuk suasana dakwah yang damai dan mendidik.

“Komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung kegiatan yang menguatkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,”harapnya.

Sumber : Diskominfo Touna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel metrotouna.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Permainan Tradisional Hadir di Tengah Kemeriahan Festival Baku Lupi
Gubernur Sulteng Membuka Festival Budaya Bakulupi di Touna
Festival Bakulupi Menjadi Momentum Kebangkitan Budaya di Touna 
Jejak Adat di Bumi Sivia Patuju, Gubernur Jalani Prosesi Sakral Baku Lupi
Sering Terjadi Keracunan, Relawan Kawal MBG Touna Desak Pemerintah Pusat Evaluasi Program MBG di Daerah
Pemda Bersama Ratusan Masyarakat Melaksanakan Sholat Istisqa Memohon Turunnya Hujan
Kabupaten Touna di Jadikan Lokasi Pelaksanaan Rakor Evaluasi Program Asta Cita
Gubernur Sulteng Buka Rakor Evaluasi Asta Cita di Touna, Tekankan Sinergi dan Solusi Nyata.
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 09:00 WITA

Permainan Tradisional Hadir di Tengah Kemeriahan Festival Baku Lupi

Sabtu, 12 September 2026 - 23:10 WITA

Gubernur Sulteng Membuka Festival Budaya Bakulupi di Touna

Sabtu, 12 September 2026 - 23:00 WITA

Festival Bakulupi Menjadi Momentum Kebangkitan Budaya di Touna 

Sabtu, 12 September 2026 - 10:00 WITA

Sering Terjadi Keracunan, Relawan Kawal MBG Touna Desak Pemerintah Pusat Evaluasi Program MBG di Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WITA

Pemda Bersama Ratusan Masyarakat Melaksanakan Sholat Istisqa Memohon Turunnya Hujan

Berita Terbaru

Para Peserta Yang Mengikuti Lomba Gasing Tradisional di Festival Baku Lupi.

Pemerintahan

Permainan Tradisional Hadir di Tengah Kemeriahan Festival Baku Lupi

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:00 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid Saat Membuka Festival Bakulupi di Kabupaten Tojo Una-Una.

Pemerintahan

Gubernur Sulteng Membuka Festival Budaya Bakulupi di Touna

Sabtu, 12 Sep 2026 - 23:10 WITA

Bupati Ilham Lawidu Bersama Wakil Bupati Surya Lapasiri Saat Menghadiri Pembukaan Festival Bakulupi.

Pemerintahan

Festival Bakulupi Menjadi Momentum Kebangkitan Budaya di Touna 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 23:00 WITA