Pemda Touna Gelar Workshop Forum Koordinasi Dan Komunikasi Pengelolaan Cagar Biosfer Kepulauan Togean

Rabu, 23 Oktober 2024 - 15:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOUNA – Pemerintah Daerah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tojo Una-Una gelar Workshop dan Forum Koordinasi dan Komunikasi Pengelolaan Cagar Biosfer Kepulauan Togean, bertempat di ruang Rapat Kantor Bupati, Rabu (23/10/24).

Kegiatan tersebut di buka oleh Sekertaris Daerah Dr.Alimudin Muhamad,SE.,M.Si didampingi Kepala Bapperida Touna Amin Bustamin, turut hadir Wakil Ketua DPRD beserta Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Kepala UPT/Balai, Lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sulawesi Tengah, Kepala Dinas/Badan Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pimpinan PLTU Sabo, Para Pengusaha Transportasi Laut dan Para Pengusaha Perhotelan/Cotage serta LSM.

Hadir melalui Zoom Meeting, Ketua Komite Nasional Program Man And The Biospher Unesco Indonesia, Prof. Dr. Ir. Maman Turjaman, D.E.A dan Koordinator Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) Sulawesi Tengah, Dr. Ismet Khaeruddin.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Alimudin Muhammad saat membacakan sambutan Bupati mengucapkan atas nama Pemerintah Daerah, menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tak terhingga atas terlaksananya kegiatan workshop ini.

“Semoga kegiatan ini terlaksana dengan baik dan sukses, dengan harapan materi workshop kali ini dapat dipahami dan dimaknai untuk mewujudkan pelaksanaan Pemerintahan yang lebih baik, terutama dalam upaya kita bersama untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan terintegrasi di Kepulauan Togean,” ucap Sekda.

Menurut Sekda, Provinsi Sulawesi Tengah saat ini memiliki dua Cagar Biosfer Yang ditetapkan secara Internasional oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau Unesco. Salah satunya adalah Cagar Biosfer Kepulauan Togean Tojo Una-Una yang ditetapkan pada Bulan Juni 2018.

“Cagar Biosfer merupakan laboratorium hidup untuk pembangunan berkelanjutan untuk promosi dan mendemonstrasikan hubungan yang seimbang antara manusia dan alam dalam kehidupannya,”jelasnya.

Ia juga katakan, bahwa cagar biosfer merupakan kawasan untuk bekerjasama, berkoordinasi dan bertukar pengalaman untuk pengembangan ekonomi berkelanjutan, sekaligus untuk melakukan integrasi pengelolaan landsekap melalui pendekatan bioregion untuk pengembangan ekonomi berkelanjutan.

“Sejalan dengan hal tersebut, untuk mendapatkan manfaat dari status Cagar Biosfer yang dimiliki Kepulauan Togean bagi konservasi alam dan pembangunan ekonomi berkelanjutan di daerah ini, Maka Pemerintah Kabupaten Tojo Una Una telah menunjukkan komitmennya melalui penerbitan surat Keputusan Bupati Tojo Una Una Nomor: 188.45/306/Bp4d/2018 Tanggal 20 Agustus 2018 Tentang Forum Koordinasi dan Komunikasi Pengelolaan Cagar Kepuluan Togean,” ungkapnya.

Saya berharap, melalui kegiatan ini menjadi momentum bagi kita semua yang berkepentingan secara partisipatif dan kolaboratif untuk sama-sama membangun Kepulauan Togean menjadi daerah wisata, perikanan, konservasi dengan selalu menjaga kelestarian alam disekitarnya.

“Melalui Workshop ini, diharapkan akan dapat memberikan kontribusi pemikiran untuk mengatasi persoalan persoalan yang dihadapi saat ini di daerah kepulauan, diantaranya kemiskinan, ilegal fishing, sampah dan pengurusakan pohon mangrove,” harapnya.

Dengan Workshop ini pula, kita bersama dapat menyusun langkah-langkah konkrit untuk membangun kawasan Kepulauan Togean secara terpadu dan terintegrasi.

“Saya yakin, kita akan mendapatkan jalan keluar dan rekomendasi strategis yang akan mempercepat pembangunan Kepulauan Togean sebagai kawasan yang maju dan berdaya saing,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel metrotouna.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Permainan Tradisional Hadir di Tengah Kemeriahan Festival Baku Lupi
Gubernur Sulteng Membuka Festival Budaya Bakulupi di Touna
Festival Bakulupi Menjadi Momentum Kebangkitan Budaya di Touna 
Jejak Adat di Bumi Sivia Patuju, Gubernur Jalani Prosesi Sakral Baku Lupi
Sering Terjadi Keracunan, Relawan Kawal MBG Touna Desak Pemerintah Pusat Evaluasi Program MBG di Daerah
Pemda Bersama Ratusan Masyarakat Melaksanakan Sholat Istisqa Memohon Turunnya Hujan
Kabupaten Touna di Jadikan Lokasi Pelaksanaan Rakor Evaluasi Program Asta Cita
Gubernur Sulteng Buka Rakor Evaluasi Asta Cita di Touna, Tekankan Sinergi dan Solusi Nyata.
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 09:00 WITA

Permainan Tradisional Hadir di Tengah Kemeriahan Festival Baku Lupi

Sabtu, 12 September 2026 - 23:10 WITA

Gubernur Sulteng Membuka Festival Budaya Bakulupi di Touna

Sabtu, 12 September 2026 - 23:00 WITA

Festival Bakulupi Menjadi Momentum Kebangkitan Budaya di Touna 

Sabtu, 12 September 2026 - 10:00 WITA

Sering Terjadi Keracunan, Relawan Kawal MBG Touna Desak Pemerintah Pusat Evaluasi Program MBG di Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WITA

Pemda Bersama Ratusan Masyarakat Melaksanakan Sholat Istisqa Memohon Turunnya Hujan

Berita Terbaru

Para Peserta Yang Mengikuti Lomba Gasing Tradisional di Festival Baku Lupi.

Pemerintahan

Permainan Tradisional Hadir di Tengah Kemeriahan Festival Baku Lupi

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:00 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid Saat Membuka Festival Bakulupi di Kabupaten Tojo Una-Una.

Pemerintahan

Gubernur Sulteng Membuka Festival Budaya Bakulupi di Touna

Sabtu, 12 Sep 2026 - 23:10 WITA

Bupati Ilham Lawidu Bersama Wakil Bupati Surya Lapasiri Saat Menghadiri Pembukaan Festival Bakulupi.

Pemerintahan

Festival Bakulupi Menjadi Momentum Kebangkitan Budaya di Touna 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 23:00 WITA