PALU – Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una kembali mencatat capaian di bidang pendidikan. Dua penghargaan diraih dalam Anugerah Pendidikan Bago Nggabale 2026 yang diselenggarakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (25/9/2026).
Dua penghargaan tersebut masing-masing diberikan dalam kategori Daerah Akses Pemerataan Pendidikan Wilayah Kepulauan dan Daerah yang Memiliki Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Tercepat.
Penghargaan diterima Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Mohammad Asrar Mohamad Ali, yang hadir mewakili Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu.
Capaian tersebut menjadi perhatian penting mengingat kondisi geografis Tojo Una-Una yang memiliki karakter wilayah kepulauan dengan sebaran masyarakat dan satuan pendidikan di berbagai wilayah.
Penghargaan pada kategori Daerah Akses Pemerataan Pendidikan Wilayah Kepulauan mencerminkan perhatian terhadap upaya pemerataan layanan pendidikan di daerah yang memiliki tantangan geografis.
Jarak antardaerah, kondisi wilayah, serta sebaran permukiman menjadi bagian dari tantangan dalam memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan.
Dalam kondisi tersebut, pemerataan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan keberadaan sekolah, tetapi juga bagaimana layanan pendidikan dapat menjangkau peserta didik secara berkelanjutan di berbagai wilayah Tojo Una-Una.
Sementara itu, penghargaan Daerah yang Memiliki Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Tercepat menunjukkan adanya langkah percepatan dalam membangun budaya lingkungan sekolah yang mendukung proses belajar peserta didik.
Lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, orang tua hingga masyarakat.
Budaya sekolah yang positif diharapkan dapat menciptakan ruang belajar yang lebih kondusif sehingga peserta didik dapat belajar, berinteraksi dan berkembang dengan baik.
Dua penghargaan yang diterima Pemkab Tojo Una-Una bukan hanya menjadi capaian, tetapi juga menjadi dorongan untuk menjaga keberlanjutan program pendidikan.
Pemerataan akses pendidikan di wilayah kepulauan perlu terus diperkuat, sementara penerapan budaya sekolah yang aman dan nyaman harus menjadi bagian dari praktik sehari-hari di satuan pendidikan.
Capaian tersebut sekaligus menegaskan bahwa tantangan pendidikan Tojo Una-Una tidak berhenti pada memperoleh penghargaan. Tantangan berikutnya adalah memastikan kebijakan dan program yang telah berjalan benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik di seluruh wilayah.
Dengan karakter wilayah kepulauan yang dimiliki, keberlanjutan pemerataan layanan pendidikan dan penguatan lingkungan sekolah yang aman menjadi bagian penting dalam membangun kualitas pendidikan di Kabupaten Tojo Una-Una.








