TOUNA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tojo Una-Una, Gusnar Suleman mendorong upaya penanganan medis terhadap seorang anak laki-laki asal Desa Sumoli Kecamatan Ratolindo Kabupaten Tojo Una-Una.
Anak tersebut bernama Arjhiansyah A Maruf berusia 8 Tahun didiagnosis mengalami TOF (Tetralogy of Fallot) atau kelainan jantung bawaan.
Pasien tersebut mendapat perhatian setelah kondisi kesehatannya disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Touna kepada pemerintah Daerah kabupaten Tojo una-una.
Menurut Gusnar, Pemerintah daerah akan melakukan upaya penanganan medis dan memfasilitasi proses rujukan pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan lebih lanjut di Rumah Sakit Jakarta
“Saya bersama bersama jajaran dan instansi terkait berupaya memastikan kondisi pasien mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah,”ujar Gusnar, Selasa (8/9/2026).
Ia menegaskan, persoalan kesehatan masyarakat, terlebih menyangkut anak yang membutuhkan penanganan khusus, harus menjadi perhatian bersama.
“Alhamdulillah, kondisi pasien sudah kami sampaikan kepada Pak Bupati. Pemerintah daerah memberikan respons dan ada upaya yang baik untuk membantu pasien agar mendapatkan penanganan medis yang lebih lanjut,”tegasnya.
Saya berharap, seluruh proses rujukan dapat berjalan dengan lancar sehingga pasien segera memperoleh penanganan yang dibutuhkan.
“Proses rujukannya berjalan lancar dan pasien bisa mendapatkan pelayanan serta tindakan medis yang terbaik. Yang paling penting, kita berusaha agar anak ini mendapat kesempatan untuk memperoleh penanganan yang maksimal,”harapnya.
Keluarga pasien juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, khususnya Bupati Tojo Una-Una, Ketua DPRD, Dinas Kesehatan, serta jajaran Puskesmas Ampana Timur yang telah memberikan perhatian dan membantu proses penanganan medis.
“Upaya tersebut menjadi bagian dari sinergi pemerintah daerah dan lembaga terkait dalam memberikan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis lanjutan di luar daerah,”ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Una-Una, dr. Niko, menjelaskan bahwa kondisi tersebut menyebabkan pasien kerap mengalami kelelahan.
“Anak ini sering mengalami gampang capek karena suplai oksigen dalam tubuh sering berkurang, karena kondisi tersebut membutuhkan penanganan lebih lanjut, pasien diarahkan untuk mendapatkan pelayanan di rumah sakit rujukan yang memiliki fasilitas serta tenaga medis yang sesuai dengan kebutuhan penyakitnya,”jelas Niko
Dalam proses tersebut, Ketua DPRD Tojo Una-Una bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Una-Una, dr. Niko, serta Kepala Puskesmas Ampana Timur turut berkoordinasi terkait kondisi pasien dan kebutuhan rujukan.
Berdasarkan hasil diagnosis, pasien mengalami TOF (Tetralogy of Fallot), yakni salah satu jenis kelainan jantung bawaan yang dapat memengaruhi aliran darah dan suplai oksigen ke seluruh tubuh.








