TOUNA- Wakil Bupati Tojo Una-Una, Surya Lapasiri, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), untuk tetap menjaga disiplin, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Surya Lapasiri saat memberikan arahan pada apel bersama ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, Senin 6 Juli 2026.
Menurut Wabup, kondisi efisiensi anggaran tidak hanya dialami Kabupaten Tojo Una-Una, tetapi juga hampir seluruh pemerintah daerah di Indonesia.
“Keterlambatan pembayaran sejumlah hak pegawai, seperti Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), bukan disebabkan karena pemerintah daerah tidak ingin membayarkannya, melainkan karena transfer dana dari pemerintah pusat belum diterima,”jelasnya.
Ia katakan, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una telah berhasil membayarkan gaji ke-13 kepada ASN, meskipun di tengah keterbatasan fiskal yang sedang dihadapi.
“Seluruh ASN tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang menyebut pemerintah daerah sengaja menunda pembayaran hak pegawai. Ia memastikan pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi agar seluruh kewajiban kepada ASN dapat segera dipenuhi,”ujarnya
Saat ini Bupati Tojo Una-Una bersama Sekretaris Daerah dan jajaran pengelola keuangan sedang melakukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat di Jakarta guna memperjuangkan tambahan anggaran bagi daerah, termasuk untuk pembayaran TPP serta hak-hak PPPK.
“Kami tidak memiliki niat untuk menunda pembayaran. Yang menjadi kendala adalah dana transfer dari pusat yang belum masuk ke kas daerah. Kami terus berupaya agar hak-hak ASN dapat segera dibayarkan,” tegasnya.
Meski berada dalam kondisi efisiensi anggaran, Wabup menekankan bahwa disiplin kerja tidak memerlukan biaya, melainkan komitmen dan integritas setiap aparatur.
Seluruh ASN agar tetap hadir tepat waktu, mematuhi jam kerja, menyelesaikan tugas sesuai target, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Khusus kepada PPPK, saya menegaskan bahwa status mereka terikat pada kontrak kerja sehingga kinerja menjadi faktor utama dalam evaluasi perpanjangan kontrak. Karena itu, ia meminta setiap PPPK bekerja secara profesional, menunjukkan inovasi, serta memberikan kontribusi nyata sesuai tugas dan fungsi masing-masing,”tandasnya.
Selain itu, saya juga berharap kepada para pejabat pimpinan tinggi pratama untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kinerja pegawai, termasuk melalui evaluasi pekerjaan harian agar produktivitas ASN dapat terukur secara objektif.
“Seluruh ASN menjadikan kondisi efisiensi anggaran sebagai momentum memperkuat etos kerja, integritas, dan semangat pengabdian demi mendukung pembangunan Kabupaten Tojo Una-Una serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,”harapnya.








